Selamat menikmati berbagai artikel dan makalah dari teman-teman Mahasiswa ISBD, ditunggu komentar, kritik dan saran anda pada posting tulisan tersebut, dalam kolom komentar. Atau anda bisa mendapat kiriman artikel via email dengan memasukan alamat email anda pada kolom diatas. Terima Kasih

Kamis, 06 Maret 2014

Perubahan Sosial , Ancaman atau Kemajuan ?

Oleh : Rahmadhani Osa Irawan / 682012019 / MD302A




Sekarang ini hal yang sering kita perbincangkan entah di dalam rumah , atau di public mayoritas bertema teknologi , mengapa harus teknologi ? Kenapa tidak membincangkan tentang adat dan budaya yang sangat beragam di indonesia ini ? , kan lebih menambah pengetahuan dan dapat mempererat tali persaudaraan. Dari pertanyaan diatas saya mencoba menjawabnya “teknologi sering menjadi perbincangan di kalangan masyarakat itu merupakan salah satu dampak globalisasi yang di sertai dengan westernisasi”. Globalisasi memberikan individu atau kelompok suatu arah tanpa batas yang masing-masing dapat memilih dan menentukan mana yang mereka minati, dan ini sangat erat kaitannya dengan westernisasi. Dikarenakan Republik Indonesia tergolong negara yang masih berkembang , dan penyebaran teknologi di kalangan masyarakat pun tidak merata.



Nah...Apakah Globalisasi dan Westernisasi memiliki hubungan dengan Perubahan sosial dikalangan masyarakat ? Ya , Globalisasi yang mana menghilangkan batas antar negara ditambah dengan westernisasi dimana gaya hidup orang barat yang kerap di tiru oleh masyarakat indonesia khusunya anak-anak dan remaja (walaupun dewasa juga ada). Sesuai Topik saya diatas yang mengusung “Perubahan sosial , ancaman atau kemajuan ? “ , saya memilih topik ini karena saya melihat dari sudut pandang yang saling bergesekan :



  1. Sudut pandang sebagai masyarakat yang memiliki budaya daerah yang melihat perubahan sosial itu adalah ancaman yang sangat berbahaya dan ;
  2. Sudut pandang sebagai orang ketiga yang mana melihat perubahan sosial ini sebagai kemajuan dan kesuksesan dalam suatu orientasi masa depan.



Saya akan menjelaskan tentang 2 sudut pandang ini dengan jelas dan menggunakan contoh :



1. Sudut pandang Perubahan Sosial sebagai Ancaman


Masyarakat di Jawa khusunya dikenal karena keramah tamahan dan mudah tersinggung , dan sering mengadakan musyawarah entah itu perkumpulan remaja , bapak-bapak , atau ibu-ibu, dari situ mereka memiliki kebudayaan yang sangat membantu dalam berkomunikasi dan mempererat tali persaudaraan dengan sesama.



Contoh (Kisah nyata saya):


1. Perubahan Sosial di kalangan masyarakat
      
Dahulu tahun 2001 di saat kota salatiga yang mana notabennya kota kecil belum memiliki teknologi yang seperti di kota-kota lain , namun masyarakat entah di perumahan atau didesa mempunyai budaya yang hampir sama.

Di desa dan perumahan jika ada tetangga baru maka para tetangganya akan menghampiri dan membawakan bekal , kemudian esoknya tetangga baru ini akan memberikan makanan kepada seluruh tetangga (Tepo Sliro).



Namun mulai tahun 2010 , budaya seperti itu sudah berangsur-angsur hilang disaat ada tetangga baru , tetangga yang sudah lama menetap di situ merasa seperti orang yang harus dihormati karena pertama tinggal dan menetap disitu, Namun tetangga baru juga tidak ada tanda-tanda ingin menjalin hubungan , karena saya lihat mereka lebih berbobot dalam materi seakan tetangga yang lama yang harus mampir kerumah dan menghormati mereka.



Suatu hari tetangga baru ini jalan-jalan di depan rumahnya , di jalan ada bapak-bapak yang sedang asyik mengobrol , dan saya berada di antara bapak-bapak tersebut , tetangga baru ini melewati kami tanpa memberi salam atau melihat wajah kami , dan bapak-bapak mulai menegurnya dikemudian hari , namun setelah ditegur tetangga ini tidak pernah datang lagi kerumahnya (dibiarkan kosong).

 
Gambar 1.1 Perubahan sosial Papua


2. Perubahan Sosial di Pertemanan



Dari sub topik ini para pembaca pasti sudah dapat bayangan dan dapat mengira-ira apa yang berubah di sosial kini, yap benar !! , dari hal yang paling kecil Hand Phone atau sering di sebut “HP” , benda kecil ini dapat membuat manusia menjadi berubah total , tidak percaya ?

Contoh :

Suatu hari ada sekumpulan anak SMA yang bergerombolan membentuk “letter O” atau sering disebut duduk berputar seperti lingkaran , orang yang melihat mereka pasti akan mengatakan atau berpikir “wah , anak-anak itu giat belajar” , “memperkokoh tali persaudaraan” , namun apakah hal tersebut selalu dilakukan dengan benar ? Jawabanya belum tentu.

Selain merubah gaya hidup masyarakat , globalisasi dan westernisasi juga mengubah sifat dan tingkah laku masyarakat, ada yang bilang “zaman sekarang tu berbanding terbalik dari jaman dulu , dimana yang dekat menjauh , dan yang jauh malah yang dekat”, mengapa dapat terjadi seperti itu ? Dikarenakan masing-masing individu belum cukup dewasa dan mengerti saat dipertemukan oleh pilihan yang banyak.Mungkin pembaca pernah diajak oleh teman-teman untuk sekedar ngobrol , apakah anda menyadari disaat ada bahan perbicaraan habis , atau di sela-sela saat ada yang berbicara , pasti ada yang sekedar membuka HP untuk ms / chatting , lebih parah lagi disaat teman-teman anda mengajak untuk bertemu / nongkrong , masing-masing telah membawa “gadget-nya sendiri” maka perkumpulan hanya untuk unjuk kebolehan teknologi , dan melupakan apa arti pertemanan yang sesungguhnya.



2. Sudut pandang Perubahan Sosial sebagai Kemajuan



Selain menjadi sebuah ancaman , saya pribadi melihat hal itu sebagai kemajuan. Pasti pembaca sangat bingung dan bertanya-tanya “apakah penulis ini sudah tidak punya harapan untuk berteman ? “ , bukan itu , saya akan menjelaskannya dengan jelas



1. Menandakan masyarakat yang terbuka dan ingin maju

Pastilah! , masyarakat yang terbuka dan ingin maju akan selalu berusaha memperbarui dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya , untuk mecapai sebuah ke”SUKSES”an. Perubahan yang saya maksut adalah perubahan sosial masing-masing individu untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, dapat diibaratkan dengan peraturan lalulintas , “dimana seorang pengendara atau pengemudi mobil harus fokus pada jalan” apa hubungannya ? , saya jelaskan.

Ketika seseorang fokus terhadap sesuatu dan konsen terhadap satu titik tuju , maka dia akan menghiraukan apa yang ada di kiri dan kanannya , contoh saja biar pembaca tidak bingung



Contoh :

1. Pembaca pernah mengalami masa kekanak-kanakan ? Tentu , nah langsung saja , pada saat usia itu apakah pernah meminta mainan ? Atau minum pada kedua orang tua? Disaat anda meminta apakah tidak terpikirkan berapa harganya?,apakah orang tua ada uang ? Mau membelikan ? Yang anda inginkan adalah benda yang ada di depan mata dan pikiran , itulah yang dinamakan fokus dimana rasa ingin memiliki yang tinggi.

2. Pembaca pernah menjadi siswa SD/SMP/SMA kan ? Nah pasti pernah guru anda bilang “ tolong lihat papan tulis ! (memukul papan tulis dengan penggaris besar)” dan dalam sekejap mata anda akan tertuju pada satu titik yang ditunjuk oleh penggaris tersebut.itulah fokus.



2. Memberikan kemudahan individu untuk berteman

Pada sub bab ini pastinya banyak yang sudah mengerti apa inti dari sub bab ini , ya benar , perubahan sosial dimana mencari teman menggunakan internet sangat mudah dan cepat , dengan internet orang yang malu ingin mengajak berteman orang lain (apalagi lawan jenis) akan lebih mudah mencari dan berkenalan entah lewat chatting atau email. Pengetik (saya) tidak perlu panjang lebar menjelaskannya , karena inti dari sub bab ini adalah dimana para individu dapat mencari teman lebih cepat  , lebih banyak dan wilayah yang tercakup lebih luas.


DAFTAR PUSTAKA

1. Westenisasi :                                         


2. Globalisasi :


3. Sosial :






Tidak ada komentar:

Masukan alamat email anda