Selamat menikmati berbagai artikel dan makalah dari teman-teman Mahasiswa ISBD, ditunggu komentar, kritik dan saran anda pada posting tulisan tersebut, dalam kolom komentar. Atau anda bisa mendapat kiriman artikel via email dengan memasukan alamat email anda pada kolom diatas. Terima Kasih

Selasa, 18 Maret 2014

Ilmu Sosial Budaya Dasar “Perubahan Sosial”


Oleh : Suroyo - 682012046 - MD302A


Pendahuluan : 

                Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kebudayaan dan masyarakat yang pluralisme, kekayaan alam yang luar biasa dan mempunyai banyak kepercayaan dan keyakinan antar umat beragama. Mulanya Indonesia tidak berbentuk suatu negara ataupun bangsa, Indonesia hanya segelintir kerajaan, suku, dan kelompok-kelompok tertentu. Kerajaan, suku, dan kelompok tersebut mempunyai pemimpin dan mereka juga mempunyai suatu pemerintahan, tetapi kenapa Indonesia bisa terbentuk diantara beberapa bagian dari mereka ? .
                Dilihat dari sejarah yang aslinya, kita dapat melihat berbagai macam masyarakat maupun orang-orang yang ada negara ini “Indonesia” atau kita dapat menyebutnya dengan kata Before Of Indonesia. Hanya sekumpulan beberapa orang yang mempunyai background dari tempat mereka masing-masing, yang tidak mengenal akan yang lain diantara berbeda dari mereka. Sehingga disini mereka-mereka tersebut menyebut diri dengan Young Sumatra, Young Jawa, Young Batak, Young Minahasa.
                Berbagai banyak Suku maupun etnis-etnis yang menganggap setiap dari halnya adalah keluarga, tetapi diluar daripadanya merupakan orang asing diakarenakan perbedaan kulit, bahasa, budaya dan juga cara berperilaku. Sehingga dilihat dari satu pandangan terdapat blok atau skat yang menyebabkan terjadi perbatasan-perbatasan antara setiap orang etnis, suku yang ada dalam lingkungan tersebut. Disinilah mengapa beberapa orang, mulai berpikir dan terus berpikir secara kritis tentang apa yang harus dilakukan untuk beberapa tindakan yang membawa suatu perubahan sosial yang kedepannya menciptakan suatu persatuan.
                Maka pemikiran orang-orang ini mulai dipandang dan dirasakan sebagai suatu pemikiran yang akan membawah perubahan untuk setiap orang-orang yang terbatas dan dipisahkan oleh kepulauan, laut dan lain-lain. Dapat disebut sebagai Bapak-bapak Pendiri Bangsa Indonesia yang menggabungkan setiap orang-orang diseluruh pulau maupun bagian terkecil menjadi suatu bangsa, bangsa yang mempunyai kesatuan dan kebersamaan dalam hal untuk mempertahankan suatu Negara, yang kemudian usaha untuk mempersatukan dan mempertahankan tempat kelahiran mereka yang bergabung menjadi satu masyarakat, satu impian, satu cita-cita, bagi mereka yang mengimpikan suatu Negara yang akhirnya terciptlah Negara Indonesia yang mempunya masyarakat-masyarakat yaitu “Bangsa Indonesia”.

Latar Belakang : 

                Dilihat dari konteks yang timbul di Negara Indonesia sekarang, dari beberapa dekade yang telah berlangsung, berproses maupun yang akan datang. Kita melihat banyaknya suatu keganjilan atau suatu perubahan yang terdapat dari setiap beberapa aspek-aspek yang ada di Indonesia ini, karena di Indonesia ini hal yang biasa terkadang terjadi setiap tidak terlalu dipedulikan oleh masyarakat Indonesia yang sekarang. Tidak perduli perubahan yang terjadi di kebudayaan, lingkungan , hukum ataupun apa saja yang berdampak tidak terlalu biasa maupun sampai yang luar biasa.
                Masyarakat biasanya hanya melihat yang melakukan perubahan sosial, tetapi terkadang tidak berpikir atau mungkin merasakan perubahan sosial yang harus dirasakan itu yang bagaimana. Dari beberapa konteks-konteks yang ditinjau, sebenarnya perubahan sosial merupakan “suatu aksi membawa dampak yang dapat mengubah suatu lingkungan,kebudayaan maupun sekitarnya, tergantung dari bagaimana perubahan sosial itu berlangsung, mempunyai skala dalam lompatan ataupun dalam proses yang terjadi didalamnya mencangkup satu aspek atau lebih”.  Suroyo
                Perubahan Sosial merupakan perubahan yang mencangkup unsur-unsur kebuadayaan baik yang bersifat materiil maupun yang tidak bersifat material (Immateriil), dengan menekankan pengaruh yang besar dan unsur-unsur kebudayaan yang materil terhadap unsur-unsur Immateril. Wiliam Ogburn
                Perubahan sosial yang terjadi sebenarnya mencangkup beberapa aspek atau mungkin dapat lebih aspek yang terjadi dan pada akhirnya membawah dampak kecil maupun besar bagi negara Indonesia. Yang pada dasarnya atau pelaku dari perubahan sosial ini merupakan dari kita-kita yang bisa disebut para pemuda yang membawa suatu perubahan sosial, mulai dari perubahan yang bisa berdampak besar maupun kecil tergantung dari bagaimana para pemuda-pemuda tersebut menyikapi tentang beberapa persoalan yang ada sekarang baik itu di Internal Indonesia dan Eksternal Indonesia. Itu aspek yang luas jika kita mencangkup Negara Ini, tetapi jika kita hanya mencangkup beberapa persoalan yang terjadi dibeberapa kota kecil. Itu hanya akan membawa perubahan yang tidak terlalu besar tetapi akan membawa beberapa dorongan atau memicu suatu aksi “Perubahan Sosial” yang membawa dampak Negatif maupun positif dari beberapa perubahan sosial yang terjadi dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara.


UCAPAN TERIMAKASIH 

                Makalah ini merupakan sebuah tulisan yang didasarkan pada pengalaman saya, selama saya berproses dari saya mulai mengerti bagaimana keadaan dan pola pikir yang terjadi pada saya. Mungkin pengalaman yang banyak saya dapatkan ketika saya duduk dibangku kuliah, dimana saat kita mulai berpikir bukan kepada diri sendiri, bukan kepada keinginan sendiri maupun kebutuhan orang lain. Melainkan bagaimana kita berpikir tentang apa yang terjadi dilingkungan sekitar, fenomologi-fenomologi dari proses apa yang kita tahu dan kita kritisin, cari tahu dan ketika pada akhirnya kita akan mendapat bantuan-bantuan dari orang-orang sekitar.
                Mungkin secara sengaja atau tidak sengaja, yang pasti kita mempunyai pola pikir yang harus dikelola oleh diri kita sendiri bukan dikelola orang lain. Mungkin hanya kata-kata itu yang bisa saya ucapkan kedalam tulisan ini, Saya ucapkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada dosen-dosen yang sudah memberikan saya pengarahan dan nasihat, guru-guru yang mendidik saya, teman-teman yang mendorong saya dan mendukung saya, dan saya sayangi keluarga saya yang selalu mendukung dan memberikan banyak masukan, kritik dan juga rekomendasi.
                Akhir kata, semoga makalah ini dapat digunakan sebaik mungkin mungkin kedepannya akan banyak kritik & saran untuk saya juga rekomendasi apa yang harus saya lakukan dan makalah ini diharapkan dapat membentuk suatu pola pikir dan kepribadian yang memang benar-benar dapat menumbuhkan rasa Nasional dan Kebersamaan dalam kehidupan yang didasarkan pada Pancasila.

Tuhan Memberkati –



Daftar Isi
Prakata
Sub Judul :
Sub 1 : Perubahan Sosial Dalam Kebudayaan ...........................................................................  1
                Oleh : Suroyo
Sub 2 : Perubahan Sosial Dalam Lingkungan ............................................................................   2
                Oleh : Suroyo
Sub 3 : Perubahan Sosial Dalam Teknologi ...............................................................................  3
                Oleh : Suroyo    
Sub 4 : Perubahan Sosial Dalam Perilaku .................................................................................   4
                Oleh : Suroyo
Sub 5 : Penyampaian Perubahan Sosial   ................................................................................... 5
                Oleh : Suroyo
Sub 6 : Kesimpulan (Kritik & Saran) ............................................................................................               6
Sub 7 : Kata Penutup ..................................................................................................................             7




Perubahan Sosial Dalam Kebudayaan   

                Kebudayaan merupakan suatu peninggalan-tradisi yang menjadi satu dari suatu suku-suku atau etnis, yang memiliki suatu ciri kas unik yang mewakili dari tiap suku yang ada. Kebudayaan biasanya menjadi simbol dari suatu suku dan menjadi hal yang biasanya sangat penting bagi jati diri dari suku tersebut, kebudayaan itu melekat diantara masyarakat yang majemuk diantara banyak suku. Sehingga banyak dari masyarakat dari suku-suku yang akan melakukan suatu perlombaan bisa dikatakan begitu, untuk membuat kebudayaan mereka menjadi terkenal sehingga diketahui masyarakat luas bahwa itulah kebudayaan yang menjadi simbol atau jatidiri dari suku tersebut.
                Dilihat dari aspek Indonesia, yang menjadi niai tambah untuk Negara Indonesia ini merupakan aspek Kebudayaan. Yang bermacam-macam kebudayaan dapat berkumpul menjadi satu untuk mengapresiasikan, perasaan dan juga rasa ingin menonjolkan sesuatu yang berbeda-beda tetapi tetaplah menjadi Indonesia. Tetapi dalam pergantian tahun, bulan, maupun hari. Kebudayaan-kebudayaan tersebut mulai menghilanga kepermukaan secara perlahan-perlahan, mungkin dikarenakan faktor-faktor dari beberapa hal, seperti pemerintah, globalisasi, dan teknologi.      Faktor-faktor itu tidak mencangkup semua hal yang sebenarnya terjadi, karena kebanyakan dijaman yang sekarang, orang hanya melihat suatu kebudayaan itu hanya dari gambaran kasar, sebuah pakaian, tarian atau apapun itu. Tetapi sebenarnya gambaran kasar itu yang harus dihapuskan dari pandangan mereka yang hanya melihat kebudayaan hanya sebatas itu.
                Didalam permasalahan itu, ada suatu hal yang mengubah secara dikit demi sedikit tetapi mungkin akhirnya pasti, yaitu suatu perubahan yang mengarah pada kebudayaan-kebudayaan yang dimiliki Indonesia. Perubahan itu terjadi bukan karena faktor teknologi, ataupun faktor apa. Melainkan bagaimana perubahan itu terjadi karena pemuda-pemuda Indonesia yang memiliki pemikiran dan rasa mempunyai Kebudayaan itu dan Indonesia sendiri, walaupun lebih besar perasaan promodialisme daripada nasionalismenya. Tetapi ini merupakan suatu hal yang positif, karena pemuda-pemuda ini tidak malu untuk mengakui kebudayaan yang mereka punya untuk menjadi simbol dari mereka. Karena pemuda sekarang lebih banyak meninggal dan tidak mau peduli akan apa yang menjadi suatu jati diri dari bagian asal dirinya, mungkin karena faktor lingkungan, tetapi perubahan sosial yang terjadi dalam kebudayaan ini dapat menghilangkan kebudayaan itu sendiri karena faktor lingkungan dan arus Informasi (Dampak Negatif) Atau Muncul beberapa orang yang menghargai dan mempunyai rasa untuk melesatarikan kebudayaan dari suku mereka sehingga kebudayaan tersebut akan ada penerus-penerusnya (Dampak Positif). Perubahan sosial itu tidak dapat dipandang dalam hal negatif ataupun positif , karena suatu perubahan pasti akan memiliki dampak negatif dan positif. 

 Perubahan Sosial Dalam Lingkungan
            Lingkungan pada umumnya, dimana tempat kita berproses dan bertumbuh bagaimana semestinya berdasarkan lingkungan tersebut dan akan membentuk perilaku kita saat kita bertumbuh. Lingkungan yang kita tinggali terkadang ada yang menetap ataupun tidak menetap, sehingga inilah yang mempengaruhi diri kita untuk kedepannya. Dalam lingkungan yang kita tinggali dalam keadaan menetap, apakah kita pernah mengalami suatu perasaan yang berbeda atau cendrung aneh saat terjadi suatu perubahan yang mencangkup lingkungan kita ? Seperti contohnya, kita tinggal dalam suatu kompleks perumahan, dalam perumahan tersebut anggap saja banyak anak-anak dan pemuda yang berada ditempat tersebut, kemudian salah seorang mereka memberi tahukan bahwa ada tempat mereka sekarang rawan dan tidak ada aman bagi mereka.
                Munculah pemikiran-pemikiran yang dulunya para remaja atau pemuda (Kita golongkan sebagai pemuda), kemudian bersama-sama membuat suatu perubahan di lingkungan tersebut, untuk selalu waspada dan anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah sebaiknya berhati-hati jika bermain. Lalu mereka membuat suatu perubahan peraturan, dan perubahan dalam bidang keamanan untuk menjaga Kompleks tersebut dari aksi kejahatan. Dari tindakan ini kita melihat perubahan sosial yang mempengaruhi banyak kondisi, dimana setiap perubahan dalam lingkungan luar akan berdampak pada lingkungan dalam dan juga sebaliknya. Perubahan sosial itu bersifat fleksibel, tidak mengikat tetapi akan dirasakan, dari yang tadi mulanya mereka dikompleks itu berkumpul bersama-sama karena adanya perubahan suatu tatanan atau kondisi dimana membuat mereka merasa asing dengan lingkungan tersebut atau juga bisa dimana kita dulu tinggal dalam kondisi dimana tetangga kita sangat bersosialisasi, ketika pindah ke suatu kawasan baru dan kemudian mereka acuh tak acuh terhadap warga dalam suatu kawasan itu.
                Oleh karena itu perubahan sosial itu terkadang akan mempengaruhi beberapa aspek dalam hidup kita, yang dulunya kita merasa nyaman terhadap lingkungan kita. Mungkin saja suatu saat kita merasa asing dengan lingkungan kita, sehingga kita merasa tidak nyaman dan cendrung ingin memberontak dari lingkunga tersebut. Demikian juga dengan perubahan sosial itu terjadi, dimana saat suatu kondisi tidak terasa adil dan tidak sesuai kondisi disaat itu akan ada orang-orang yang akan melakukan perubahan sosial. Apalagi ini kita lihat dari aspek lingkungan sekitar kita tidak denga lingkungan luar, perubahan sosial terjadi tidak langsung besar tetapi juga dapat terjadi dari lingkungan yang terkecil.
 

Perubahan Sosial Dalam Bidang Teknologi

            Teknologi merupakan sebuah hasil dari adanya Ilmu Pengetahuan yang dikembangkan dalam pemikiran manusia, sehingga teknologi dapat dihasilkan. Dalam kehidupan nyata teknologi sangat penting bagi ketergantungan antara manusia dan teknologi, atau juga bisa disebut sebagai interaksi manusia teknologi. Teknologi ada karena kebutuhan manusia yang tidak terbatas, kebutuhan manusia yang berubah-berubah, kebutuhan akan informasi yang akurat dan efisiensi. Sehingga peran teknologi dalam hal ini sangat penting bagi mendukung kehidupan manusia dan menjadi peran antara manusia dan teknologi.
                Perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat ini sangat mempengaruhi peran dari teknologi itu sendiri, menjadikan sebuah teknologi menjadi bagian dari hidup manusia atau bisa dikatakan kehidupan yang akan datang, mungkin akan menggantikan peran manusia sebagai tenaga kerja dan menggantikan keterampilan manusia dalam segala hal. Perubahan sosial yang terjadi ini akan seperti halnya ombak yang terus terjadi di pantai-pantai yang ada, sehingga cara untuk mengahadapi teknologi ini, mengikuti perkembangan yang terjadi dalam segala hal dan membuka pemikiran kita tentang pengertian teknologi ini bukan dengan cara menghindarinya dan bersembunyi dalam hal ini. 
                Kenapa kita membawah nama teknologi dalam hal perubahan sosial ? Karena pada saat perubahan ini mempengaruhi teknologi, maka teknologi dituntut untuk menyesesuaikan dengan setiap keinginan mereka, keinginan apa yang dibutuhkan manusia dalam segala hal. Mulai dari perubahan kebudayaan, lingkungan, hingga yang lain, teknologi berperan dalam segala hal yang menjadi sebuah acuan dalam setiap peran manusia. Juga sebaliknya, teknologi mempengaruhi perubahan sosial yang terjadi dalam manusia, lingkungan maupun budaya yang menyebabkan, kecendrungan terhadap teknologi, sehingga menyebabkan perubahan terhadap orang yang dulunya dekat terhadap yang lain. Sekarang hanya sebatas “Hello”  atau “Hi” dilain sisi mereka saling ketemu dan saling kenal, tetapi diluar dari ini dengan peran teknologi, yang dekat menjadi jauh yang jauh menjadi dekat. Inilah meurpakan perubahan sosial yang berdampak sangat besar bagi kehidupan sosial yang merubah banyak peranan pranata maupun struktur dari kehidupan manusia. Apa yang harus kita lakukan ada pada diri kita sendiri, apakah harus mengikuti dampak teknologi ini yang dicetuskan oleh para pemuda-pemuda dan pemikiran-pemikiran manusia yang kritis dengan semua hal apa yang menjadi pertimbangan manusia kedepannya.


Perubahan Sosial Dalam Perilaku

                Dalam masyarakat yang majemuk dan pluralisme, setiap masyarakat yang ada mempunyai perbedaan perilaku dan sikap-sikap yang berbeda. Awalnya kita terlahir dilingkungan keluarga dimana kita di didik untuk memiliki sikap dan perilaku yang sebagaimana kita diharuskan, dimana kita harus berkembang dan selalu bersama menjadi apa yang seharusnya diajarkan dilingkungan keluarga. Kita dibesarkan didalam lingkungan berarti kita diajarkan untuk bertahan dari lingkungan itu sendiri, berarti dalam pengertian ini, kita diajarkan untuk tetap bertahan hidup dalam lingkungan sosial yang selalu berubah-ubah dan menjadi suatu tantangan buat kita. Sehingga kita harus menyiapkan diri kita sendiri untuk mengatasi perubahan ini, sehingga sangat tergantung pada lingkungan kita ini.
                Dalam hal ini berarti perilaku dan lingkungan itu saling terikat, saling berhubungan dan singkronisasi dalam poin lingkungan, perubahan sosial yang terjadi dalam masyrakat luas merupakan efek terbesar dari lingkungan yang ada disekitar kita. Mulai dari awalnya kita dilingkungan satu kita mencoba kelingkungan lain maupun kita berada disuatu lingkungan menetap. Yang dulu pola pikir kita biasa saja terhadap suatu hal yang kecil maupun yang besar, ketika terjadi suatu perubahan sosial. Maka perilaku kita akan berubah menjadi perilaku yang cendrung sensitif dan kritis dari dampak perubahan lingkungan.
                Lingkungan menyebabkan dampak yang sangat besar bagi perilaku, sehingga feedback yang akan ditimbulkan akan berdampak luas dari lingkungan tersebut. Feedback yang ditimbulkan dari perilaku akan berdampak luas pada masyarakat yang berada dilingkungan tersbut. Walaupun kebanyakan masyarakat memiliki sikap acuh tak acuh terhadap lingkungan, tetapi juga masyarakat sangat acuh terhadap perilaku yang dimiliki masyarakat tersebut atau beberapa orang. Yang menyebabkan timbulah suatu permasalahan baru yang akan menjadi suatu pertimbangan dan bahkan bisa membuat suatu perubahan kecil menjadi suatu perubahan besar apalagi sifatnya dari perilaku ini dia reliable sesuai dengan lingkungan saat itu dan yang akan datang. Jadi lebih baik kita benar-benar melihat dan benar-benar membedakan, suatu lingkungan yang akan kita tempat tinggali dan suatu lingkungan yang benar-benar mendukung kita dalam berprilaku positif bukan malah sebaliknya.



Perubahan Sosial 

            Perubahan sosial bagaikan sebuah ombak yang tidak berhenti, dari mulai ombak-ombak yang kecil hingga ombak yang besar dan pada akhirnya menyebabkan kesenangan bagi si pemain ataupun kesedihan bagi yang main ataupun masyarakat luas. Perubahan sosial jika diuraikan terus akan sangat luas, bahkan dapat mencangkup segala hal atau aspek yang ada dalam kehidupan manusia sampai seditail-detailnya. Perubahan sosial sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia yang terkadang dikekang, bahkan tidak memiliki arti dan hanya mengikuti sebuah angin yang terus berhembus sampai akhirnya berhenti bertiup dan pada akhirnya tidak bergerak. Inilah mengapa perubahan sosial itu tidak bisa berhenti ataupun ditiadakan ataupun diminimalis ,karena tidak pernah terpikirkan.
                Mungkin perubahan sosial terlahir dengan adanya suatu kesengajaan atau tidak kesengajaan diantara kehidupan masyarakat majemuk, atau juga bisa perubahan sosial itu berjalan dengan lahirnya manusia diantara kehidupan-kehidupan mereka, atau juga bisa perubahan sosial itu seperti halnya terlahir oleh pemikiran manusia itu sendiri. Kita tidak dapat mengerti apa yang terjadi, yang terhadap setiap pergerakan-pergerakan dari perubahan sosial ini, dan sebenarnya apa sebenarnya perubahan sosial ini. Apakah ini semacam dampak atau apa? Banyak persepktif yang memberikan pengertian-pengertian yang berbeda-beda, banyak argument-argument yang ada tentang pandangan tentang perubahan sosial ini.
                Menurut penulis, perubahan sosial ini mengacu pada sebuah tindakan oleh pemuda, golongan remaja dan pemuda yang menyebabkan suatu perubahan sosial yang terjadi dikehidupan masyarakat. Dalam konteks ini mungkin terjadi, antara suatu pergerakan yang dilakukan oleh remaja pemuda untuk menuntut suatu atau membebaskan suatu keadaan yang menekan kehidupan dalam bermasyarakat, ini merupakan suatu perubahan sosial yang pada hasilnya akan berdampak bagi kehidupan manusia, mulai dari aspek-aspek dan bidang-bidang tertentu dan pada akhirnya mulai dari masyarakat kecil ke masyarakat yang luas hingga dirasakan dampaknya bagi seluruh orang di Indonesia. Inilah mengapa perubahan sosial itu terkadang bisa dicontrol tetapi lebih banyak tidak bisa dikontrol, mengapa begitu susahnya menyeimbangkan antara perasaan dan logika, menyeimbangkan antara mana yang harus diambil dan mana yang harus dikorbankan. Seperti halnya Perubahan sosial ini, “Jika ingin mencapai suatu perubahan, disanalah pasti akan ada sebuah pengorbanan yang dibutuhkan. Untuk mencapai sebuah hasil haruslah ada yang dikesampingkan, dan ketika kita terikat dengan sesuatu haruslah melepas keterikatan tersebut untuk mendapatkan suatu perubahan”.

Kesimpulan (Saran & Kritik) :

                Perubahan sosial akan mengubah suatu pranata sosial yang ada dalam masyarakat, mengubah mulai dari beberapa hal menjadi yang lebih baik. Tapi tidak semua perubahan sosial yang terjadi dalam segala hal, aspek , dan bidang itu dapat berjalan dengan lancar maupun sesuai dengan keinginan beberapa orang. Dengan adanya perubahan sosial, diharapkan dapat mengembangkan suatu kesadaran akan adanya suatu perbedaan yang terjadi, suatu perubahan dimana kita dapat memilih untuk mengikuti itu semua atau mengikuti yang lain. Mengatur apa yang harus dilakukan dan tindakan apa yang perlu diambil dalam kedepannya, sehingga kita dapat mengerti pernanan kita dalam hal ini. Peranan kita “Menciptakan suatu perubahan sosial, yang berdampak dan berguna bagi masyarakat luas dan berdampak besar untuk semua orang, kita yang memulai dari hal yang terkecil, kita sebagai pemuda yang akan membawa perubahan “konteks Indonesia” karena kita sebagai anak-anak yang terus berkembang menjadi dewasa, memiliki pemikiran dan dipacu untuk mengkritisi segala hal yang tidak masuk akal.”
                Perubahan sosial akan menyebabkan ada sesuatu yang akan dikorbankan, ada sesuatu yang harus dikesampingkan untuk memenuhi atau pencapaian dari hasil akhir ini dan pada akhirnya kita harus menyeampingkan semua urusan kita dan disinilah faktor negatif yang jika bisa, kita harus tidak merugikan satu sama lain, atau pihak tertentu, sehingga kita dapat menghilangkan keburukan ini. Tentu saja kita yang harus mempertimbangkan semuanya dan yang pasti tidak hanya ada satu masalah yang ditimbulkan dalam proses yang akan berlangsung.



Penutup :
                Dari makalah ini mungkin memiliki banyak kekurangan, dari segi bahasa, tata letak maupun pengertian yang mungkin akan membuat bingung. Tapi penulis mengharapkan dari makalah ini, dapat menjadi pembelajaran mengenai pemikiran kita tentang apa yang harus dilakukan dalam menghadapi perubahan sosial ini. Tidak banyak yang akan disampaikan, yang pastinya semua yang ada dalam makalah ini, merupakan penjabaran dari apa yang didapatkan dan jika masih banyak kesalahan untuk kedepannya akan ada perbaikan atau mungkin pembauran. Penulis sangat senang jika ada kritik maupun saran yang membangun, juga ada rekomendasi yang didapatkan untuk si penulis kedepannya. Tuhan Memberkati –



Daftar Pustaka :
http://www.pengertianahli.com/ Diakses Rabu 19 Febuari Pukul 13:11
Budhi Wibowo “Penyampaian Perubahan Sosial Dalam Pergerakan”.
Kak Nungky “Pengertian Perubahan Sosial”
Pendana Maiteriya “ Katerikatan dan Proses ”
Arya Pratama “Gerakan membawah penyelesaian”
Note : 4 Sumber ini dan sumber” yang lain, merupakan hasil yang didapatkan dari apa yang pernah dibicarakan.


Tidak ada komentar:

Masukan alamat email anda