Selamat menikmati berbagai artikel dan makalah dari teman-teman Mahasiswa ISBD, ditunggu komentar, kritik dan saran anda pada posting tulisan tersebut, dalam kolom komentar. Atau anda bisa mendapat kiriman artikel via email dengan memasukan alamat email anda pada kolom diatas. Terima Kasih

Sabtu, 15 Maret 2014

Peran Remaja dalam Melestarikan Lingkungan



OLEH  : WINDA SEPTIA W / 132012043 / B

Masa remaja  adalah masa awal anak-anak hingga masa awal dewasa umur  10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun. Pada perkembangan ini pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol  pemikiran semakin logis, abstrak dan idealistis dan semakin banyak menghabiskan waktu diluar keluarga, kita dapat melihat dengan jelas bagaimana kehidupan remaja indonesia sekarang. Karena itu kita sering mendengarkan berita-berita kriminal tentang obat-obat terlarang dan pemerkosaan.  Manusia dengan alam sudah menyatu dimana saling bergantung antara satu sama lain, oleh karena itu sudah menjadi kewajiban manusia untuk selalu mengelola alam dengan baik dan tetap memberdayakan sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestariannya dan melakukan berbagai upaya pembaharuan dan penghijauan. Lingkungan yang sehat akan menentukan kehidupan yang baik kemudian sebaliknya lingkungan yang buruk akan menimbulkan kehidupan yang buruk pula.
Disamping itu para remaja tidak sedikit juga yang ikut terlibat dalam kerusakan penebangan hutan secara ilegal atau mungkin juga karena dibayar oleh tukang kayu yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin mementingkan dirinya sendiri. Lihatlah bagaimana hutan-hutan ditebang pohon-pohonya untuk sekedar mendapatkan kayu yang indah yang kuat untuk memenuhi selera pembangunan tanpa menghiraukan akibat yang akan menimpa lingkungan. Juga ada pembakaran hutan sebagai cara murah untuk membuka lahan tanpa memperdulikan kehidupan orang lain yang terganggu asap yang tebal baik kesehatan masyarakat, kegiatan perekenomian dan kepentingan umum lainnya. Menurut saya, munculnya tindakan-tindakan tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat dan para remaja dalam menjaga  kelestarian lingkungan tersebut.
Kita bisa lihat dalam lingkungan sekitar kita sebagai contoh saja di ibu kota atau kota-kota besar, dimana banyak polusi udara yang disebabkan oleh asap knalpot, limbah pabrik, bahkan letusan gunung berapi yang mengeluarkan debu serta zat-zat lainnyayang mengurangi kadar oksigen dan mengganggu pernafasan manusia. Selain itu ada pula Pencemaran air yang dapat diketahaui  dari perubahan warna,bau, serta adanya kematian dari biota air, baik sebagian maupun seluruhnya.  Pencemaran air disebabkan oleh limbah-limbah pabrik, sisa-sisa detergen serta sisa bahan organic yang berupa organisme-organisme yang mengalami pembusukan. Peran remaja dalam menanggulangi dalam pencemaran air tersebut yaitu remaja harus bisa terjun langsung dalam pembersihan got-got disekitar lingkungannya dan pembersihan sampah pada sungai-sungai tertentu agar tidak ada penyumbatan dalam aliran air tersebut, dengan cara demikian sudah mencegah adanya banjir dan lingkungan kumuh akibat air tidak bisa mengalir dengan semestinya. Nah, peran remaja apalagi mahasisawa sangat penting dalam hal-hal seperti ini, karena remaja adalah generasi penerus bangsa yang mempunyai potensial tinggi untuk menjaga lingkungan, maka dari itu remaja disini dapat melakukan suatu pencegahan melalui banyak hal dan kegiatan, Salah satu langkah yang bisa ditempuh untuk meningkatkan pengetahuan remaja dalam menjaga kelestarian lingkungan,remaja bisa melakukan dengan mengikuti kegiatan penghijauan alam yang ada disekitarnya. Melalui kegiatan tersebut, dapat meningkatkan dan menambah wawasan para remaja kita terutama dalam memanfaatkan pemahaman manfaat flora dan fauna bagi kehidupan manusia dan secara tidak langsung akan terbentuk karakter dan pemikiran melestarikan hutan.
Remaja dapat juga ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dengan cara-cara kreatif yang muncul dari ide-ide mereka, seperti mendaur ulang barang bekas menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis, contohnya plastic detergen bisa dijadikan tas-tas unik sederhana dan terjangkau. Kemudian sisa-sisa bahan organik dapat mereka olah menjadi pupuk organic sehingga dapat menyuburkan tanaman.  Disinilah peran remaja dalam membangun budaya,mencintai dan melestarikan lingkungan. Hal-hal seperti  ini selain memberikan keuntungan bagi kelangsungan hidup alam dan manusia  juga akan peralahan membangun karakter jiwa-jiwa muda yang kreatif dan inovatif. Sehingga generasi muda kita dapat menjadi generasi muda yang cinta alam dan tumbuh menjadi  seseorang yang berwawasan mengenai lingkungan.
Jika kita mendapatkan wawasan lebih mengenai pelestarian tentang lingkungan tentunya kita akan selalu melihat pinggiran-pinggiran jalan yang penuh dengan tanaman dan lingkungan sekitar rumah menjadi lebih hijau dan bersih. Remaja yang sadar akan lingkungan biasanya kesadarannya tersebut mengalir dilingkungan keluarganya masing-masing dan lingkungan masyarakat sekitar. Bentuk partisipasi remaja dalam lingkungan hidup diantaranya adalah bisa melalui kegiatan reboisasi, mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, mengajak masyarakat untuk menanam pohon disekitar pekarangan rumah, mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan serta mengajak masyarakat terutama yang berada disekitar hutan untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga hutan agar tidak menjadi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti kita ketahui bersama bahwa hutan indonesia merupakan paru-paru dunia. Itu artinya bahwa seandainya hutan indonesia mengalami kerusakan maka akan membawa bencana tidak hanya diindonesia saja, tetapi seluruh dunia.
contoh lain mengenai peran remaja dalam melestarikan lingkungan sekitar yaitu kita ambil contoh di Universitas kita yaitu Universitas Kristen Satya Wacana mulai tahun 2012 pada OMB, UKSW melakukan tanam pohon di kampus dua tepatnya dalam rangka penghijauan. Secara tidak langsung mahasiswa yang mengikuti  kegiatan tersebut adalah remaja yang ingin melestarikan penghijauan di lingkungan dimana dia melakukan aktivitas perkuliahan, agar dalam proses perkuliahan tersebut mereka merasa nyaman terhadap kebersihan lingkungannya. Selanjutnya diikuti dengan kegiatan sehari-hari dimana pada waktu senggang seorang mahasiswa duduk-duduk disekitar taman kampus mereka membuang sampah makanan yang mereka bawa pada tempatnya demi kenyamanan dirinya dan orang lain. Coba juga anda perhatikan mengenai konidisi bumi kita saat ini terjadi pemanasan global (global warming) yaitu hampir setiap tahun terjadi peningkatan jumlah karbon diseluruh dunia. Apabila generasi muda atau kaum remaja tidak cepat mengambil langkah yang tepat dalam mengurangi gas karbon, seperti melalui kegiatan penghijauan dan mengurangi menggunakan kendaraan yang bisa mengeluarkan gas karbon serta mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan ac maka diperkirakan lapisan ozon kita akan semakin menipis. Hal ini bisa berakibat terhadap pemanasan global dipermukaan bumi ini. Pemanasan global berdampak langsung pada terus mencairnya es didaerah kutub utara dan selatan.
Kesadaran para remaja dibangsa kita sangat sekali diperlukan karena mulai sejak dini kita satu dengan alam, nah alangkah baiknya lagi dalam masa remaja kita harus mampu menjadikan lingkungan sekitar menjadi lingkungan yang enak dipandang dan sejuk dirasakan, karena apabila para remaja sekarang tidak mempunyai kesdaran penuh maka bisa jadi apa yang kita miliki akan terkikis dan punah. Setidaknya mulai dari tangan kita memperdulikan lingkungan sekitar agar kita semua sebagai manusia bisa saling menguntungkan khususnya remaja, dan tidak dapat dipungkiri memang bencana alam yang terjadi bukanlah sepenuhya faktor ulah negatif manusia terhadap lingkungan semata,melainkan memang ada faktor lain dari proses alamiah alam yang terkadang terjadi diluar dugaan. Namun sebagai sesama makhluk Tuhan sebaiknya kita saling menjaga kelestarian lingkungan yang ada disekitar kita, kita juga perlu saling mengingatkan dalam hal kebersihan dan kelestarian lingkungan agar sama-sama saling menguntungkan.
          

                  


Sumber :
pendidikan kewarganegaraan30.blogspot.com/2012/09/remaja-dan-pelestarian-lingkungan.html

Tidak ada komentar:

Masukan alamat email anda